Cerita masa kecil tahun 90an

kisah anak tahun 90an

Apa enaknya Lahir tahun 90 an?


Hmmm ini nihh yang tidak menikmati nikmatnya lahir 90 an hehe,,

dari sinilah kita mencegah terputusnya jiwa yg kebal mental kuat yang tentunya anak 90an/sebelumnya yg kebanyakan memiliki itu,
Bukan untuk membandingkan tahun kelahiran sih,!  Tapi memang itu yang terjadi๐Ÿ˜…

Bismillah,,
Bersenyum ria yukk sambil ngebayangin pada waktu itu ,

Tapi?
Beda dengan tempat kalian ya๐Ÿ˜€

Jika pada waktu kecil kita dahulu tahun90an/sebelumnya,
Aku pergi sekolah jalan kaki sekitar 1km pukul 06:15 sampai tempat sekolah pukul 07;00 itu sudah paling telat dan takut untuk terlambat. 
Setelah itu masuk pelajaran, dan di saat itu mualailah berdiam di tempat untuk duduk masing masing untuk ikuti pelajaran,
Oh iya , Jika ada yang datang terlambat pasti di suruh maju kedepan untuk mengisi jawaban/menerangkan sebuah pertanyaan dengan jawabanya,,lalu yang main main di saat waktu pelajaran kena lemparan kapur,penggaris dan penghapus aducchh!(plakkk),

"Tapi saya termasuk yg pernah sihh,,,hehe waktu itu di goda temen"di ajak ngobrol becanda saat pelajaran ehh ada penghapus nyampai ke tangan kiriku yang ada di meja sontak kaget dan senyum cengar cengir gitu hehe,,

Tapi aku dan temanku tidak apa apa karena saya sendiri memang salah dan tak patuh dengan peraturan itu.
Dan Selesai mengikuti pelajaran waktu untuk istirahat telah tiba,
Kami semua.bermain bersama dengan keseruan permainan yang ada dan waktu itu belum ada sebanyak sekarang malah aku sering masuk ke kebun dan di situlah kami bermain dengan alam,entah itu hewan liar sperti kalajengking burung dan laba laba kaya'nya๐Ÿ˜„,,

Setelah istirahat selesai, kembali lagi masuk 2 pelajaran untuk yang ter akhir dan setelah selesai pelajaaran langsung pulang dan kembali berjalan kaki ke rumah masing masing.

Dan waktu di mana saya sudah tidak lagi di tempat sekolah tetapi sebelum pergi untuk bermain saya menyelesaikan tanggung jawab sebagai anak sekolah yang harus di selesaikan yaitu PR rajin ya dulu aku hehe,

Setelah menyelesaikan pR tersebut, barulah saya kemasi seperangkat alat sekolah untuk pelajaran hari besok.
Barulah saya bermain bersama teman teman sebaya saya entah itu mancing ikan, mancing kala jengking, atau yang lainnya yang pasti bermain dengan alam dan seisinya dan ternyata nambah dari yang tadi di sekolahan ๐Ÿ˜‚,
Wahhh semangat nihh untuk bermain dengan teman teman.
Tempat bermain pun terbuka lebar di pinggir sungai bekaas penanaman padi, dan di sanalah saya dan teman teman bermain bola hingga sekujur tubuh penuh lumpur.
(wkwk jadi inget nih di masa itu)
Selain bola ada juga saling melempar lumpur, panas panasan,,bermain layangan di terik matahari sampai sampai lupa permainan itu semua dapat mewujudkan kulit yang hitam hahah,
dan saya pun sering di bully karena saya yang beda dengan yang lain,buruk rupa dan yang paling hitam.
Tapi tak apa, juga saya tak apa apa dan itu lah kenikmatan di zaman itu,
Apa enaknya lahir tahun 90 an
Waktu itu/di masa saya lahir masih gembira ria bermain permainan daerah yang lebih menyenangkan dan alami,
Setiap hari jadwal aktifitas sebagai anak anak pun tersusun dengan rapi sperti bangun pagi berangkat sekolah, pulang sekolah dan belajar sholat berjamaah di saat waktu dhuhur tiba,pergi bermain sampai waktu ashar tiba saya pulang dan mengikuti sholat jamaah walupun kadang agak telat,setelah sholat ashar, pergi mengaji untuk praktek mempelajari sebagaimana menjadi orang muslim, setelah selesai pukul 17;00 berhenti sejenak untuk istirahat sampai waktu maghrib pun tiba,
Kembali lagi mengikuti sholat maghrib, setelah itu kembali mengaji untuk pelajari kitab yg ada sperti belajr huruf hija'iyaj/jilid dan alQur'an sebagai mana kewajiban orang muslim untuk mempaljari kitabnya,

sampai waktu isya'tiba kembali sholat jamaah,dan selepas itulah saya dan teman teman berkumpul di tempat yang sama yaitu nonton bioskop,,"ethhh nonton tv maksudnya hehehe,,
Tapi walaupun nonton televisi, saya dan teman teman hanya fokus bermain ber ramai hingga coret coret kapur tulis di wajah saat bermain tebak tebakan,

waktu itu yang punya televisi 1 Rt hanya 1 orang,jadi semua orang kumpul di tempat yang sma hingga saya sendiri terlelap dalam tidur dan akhirnya sayapun di gendong ibuku pulang dan tak sadar bangun di waktu adzan subub tiba, dan setiap harinya selalu begitu tapi untuk yang di gendong ibu tidak ya๐Ÿ˜‚,terimakasih ibu๐Ÿ˜˜,,

Sampai sekarang pun saya tidak menyangka/kagum  Dengan sendirinya bahwa di masa kecil dulu saya sangat menikmatinya dan menyadari saya pun sudah melewati fase itu.๐Ÿ˜ข๐Ÿ˜ข๐Ÿ˜ข
Dan sekarang sudah dewasa dan sedemikian pula ,mudah mudahan kita pun berusaha dan harus untuk memperlakukan orang tua sebagaimana orang tua melakukan kita dahulu sebagai anaknya.
Pesan yang saya dapat adalah agar selalu tahu bahwa kita hidup karena orang tua dan kita akan bergantian menjadi orang tua.
ุงู„ู„ู‡ู… ุบูุฑู„ูŠ ุฐู†ูˆุจูŠ ูˆู„ูŠูˆุงู„ุฏูŠ ูˆุงุฑุญู…ู‡ู…ุงูƒู…ุง ุฑุจูŠุงู†ูŠ ุตุบูŠุฑุง
Aminnn.

Mungkin anda suka: