Menjaga lisan dari bercanda yang berlebihan

Menjaga Lisan dari bercanda yang berlebihan

Segala sesuat yang paling sering terjadi masalah, melainkan berawal dari bercanda.





Untuk saudaraku seiman,,,batasilah Lidah kita Dalam bercanda,jangan berlebihan, jangan pula melangkah ke dalam perkataan kotor,dan masuk kedalam penghinaan sehingga orang yang di ajak bercanda akan merasa sakit Hati,

Abul Hasan Al-mawardi berkata ," Ketahuilah! Bahwa Bercanda bisa menghapuskan Hak, menjerumuskan pada pemutusan Hubungan dan kedurhakaan, orang orang yang bercanda Tuli, orang ya di ajak bercanda akan merasa sakit Hati, Orang yang bercanda juga akan  kehilangan wibawa dan harga diri, selain itu.
hal itu membuat orang orang bodoh dan biasa berani mempermainkan-nya , "
   "Sedangkan orang yang di ajak bercanda, Maka ia bisa sakit Hati. Sebab , dia di serang dengan perkataan yang tidak baik dan perbuatan yang tidak senonoh , akan melanggar tabiat dan etikanya. Oleh karena itu , orang yang berakal seharusnya memelihara dirinya dari Hal ini, di samping itu , ia juga harus membersihkan dirinya dari perbuatan yang serupa ,"(133)

Umar bin khathab SaW, Berkata ,: "Barang siapa yang banyar tetawa , wibawanya aka berkurang,
-Siapa yang sering bercanda, dia akan di remehkan,
-Siapa yang gemar melakukan sesuatu, dia akan di kenal dengannya,
-Siapa yang banyak bicara, dia akan sering salah,
-Siapa yang sering salah, Rasanya malunya sedikit,
-Siapa yang rasa malunya sedikit, sifat wara'nya pun sedikit,
-Dan siapa yang wara'nya sedikit, Hatinya telah Mati."

Sa'id bin Ash berkata kepada anaknya, "Wahai Anakku, jangan kamu mencandai orang terpandang, karena dia akan mendengkimu, jangan pula kamu mencandai orang bodoh, karena dia akan berani kepadamu."

Segala sesuat yang paling sering terjadi masalah, melainkan berawal dari bercanda.

Abu nawas menuturkan,:

"Biarkan dirimu di tuduh orang, Berlalulah darinya dengan sejahtera, 
Kamu mati karena penyakit diam, itu Lebih baik bagimu.

_Daripada Mati karena penyakit berbual, orang yang selamat adalah orang yang mengendalikan Mulutnya.

_Dengan kendali yang kuat, barang kali canda membuat pintu pintu yang tertutup rapat terbuka Lebar.

_Kematian akan memakan dan meminum para mahkluk.

_ketahuilah, bercanda yang di perbolehkan Harus memenuhi dua(2) syarat,
[Pertama] "di dalammya tidak ada unsur Dusta, 
Dari abu hurairah dia berkata, "para sahabat berkata Kepada Rasulullah SaW,  "wahai Rasulullah  sesungguhnya Baginda juga bercanda dengan kami?,

Belau bersabda , "ya , meskipin aku bercanda dengan kalian ,tetapi aku hanya berkata yang benar saya ," (134)

Dari abu hurairah RA,bahwa rasulullah SaW,, bersabda,: "sesungguhnya seorang hamba mengucapkan satu kalimat yang mengundang keridhaan Allah, dan dia tidak mengira kalau kalimat itu membuat Allah meninggikan beberapa Derajatnya, dan ada juga seorang Hamba yang mengucapkan satu kalimat yang mengundang kemurkaan Allah, dan dia tidak mengira kalau kalimat itu membuatnya terdampar di dalam Neraka jahanam ,"(135)

Abul Hasan Al-mawardi berkata, : "adapun membiasakan tertawa dapat menyibukkan seseorang dari perkara perkara penting (tidak respon memikirkan hal hal bernilai Luhur) , orang yang banyak tertawa, tidak mempunyai wibawa dan di hormati serta bukan termasuk orang yang dikenal dengan kehebatan dan kemampuannya. " (136)

Abul Laist as-samarqandi berkata,: "janganlah banyak bercanda! Karena dapat menghilangkan wibawa. Dan kamu akan di cela di kalangan orang orang shalih,  sedangkan orang orang yang bodoh akan berani kepadamu, kamu akan di remehkan.
Jangan pernah bercanda dengan orang yang belum pernah bergaul denganmu, dan belum kamu kenal akhalaknya, kamu boleh bercanda dengan sahabat dan teman perkumpulanmu. Tetapi jangan sampai berlebihan dan mengandung dosa, sesungguhnya perkara yang paling baik adalah pertengahannya.
Sebab, yang demikian lebih tepat bagimu untuk tidak diremehkan dan tidak di kucilkan, "(137)

Saud bin Ash Berkata kepada anaknya,:  bercandalah secukupnya saja, karena bercanda secara berlebihan akan melenyapkan wibawa dan membuat orang orang bodoh berani kepadamu.
Namun sedikit bercanda, juga dapat membuat orang orang penyayang merasa sulit bergaul denganmu dan sahabat sahabatmu menjadi segan terhadapmu."

Dalam bercanda yang di perbolehkan, niatnya agar di jaga untuk tetp mendapat pahal dari Allah,seperti bercanda gurau bersama istri untuk membanggakan, mengharmoniskan dan membuatnya Rileks, hal ini sebagaimana yang di lakukan Rasulullah SaW, kepada Aisyah s.

Bercanda gurau juga dapat di lakukan kepada para sahabat dan kawan sengan niat untuk meningkatkan keakraban atau berainergikan kesetiakawanan juga berpahala.

"Manfaatkanlah Rehat jika waktumu suntuk agar Lebih giat,
_isilah dengan sesikit canda tawa. Namun, jika engkau bercanda hendaklah seukuran engkau memberikan garam pada makanan."

Semiga artikel ini dapat bermanfaat,bukan cuma untuk pembaca, tapi juga untuk semua termasuk saya,,dan mudah mudahan dapat menambah ilmu untuk kita semua aminn,,

Baca juga :(Tata cara menjaga lisan)

Mungkin anda suka: