Menjaga lisan dari berlebihan dalam berkata
![]() |
| Add caption |
Mengenai pembicaraan yang berlebihan,pasti ada banyak orang yang dengan bangganya memamerkan argumennya yang kadang mereka mengutarakan/menyampaikannya dengan nafsu,
dalam hal kecil atau bahkan pembicaraan yang mengandung bahaya besar,
Dan pembicaraan berlebihan yang tak ada manfaatnya sebagai contoh:
"Jika dia telah menyampaikan maksudnya kalimat yang pertama, Lalu dia mengucapkan dua kalimat, maka kalimat yang kedua ini berarti sifatnya berlebihan,
Allah SWT, berfirman:
"tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan bisikan mereka, kecuali bisikan bisikan dari orang yang menyuruh(manusia), memberi sedekah, atau berbuat makruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusi. Dan barang siapa yang berbuat demikian karena mencari keridhaan Allah, maka kelak kami memberi kepadanya pahala yang besar."(An-Nisa':114)
"Saya mewanti wanti kalian agar tidak berbicara secara berlebihan, cukuplah bagi seorang dari kalian untuk berbicara sebatas keperluan saja,"(Abdullah bin Mas'ud)
"Sesungguhnya setiap pembicaraan akan di tuliskan, bahkan, seseorang yang mendiamkan anaknya (supaya tidak menangis) dan berkata (dengan maksud berbohong) saya akan membelikan ini dan itu untukmu, sehingga jangan menangis lagi,'dan orang ini akan di tuliskan sebagai pendusta."(Mujahid)
"Apa bila orang mukmin ingin berbicara, hendaklah ia mempertimbangkannya, jika bermanfaat baginya,silahkan mengucapkannya. Namun jika tidak, hendaklah ia Diam. Sedangkan Lisan seorang pendosa selalu ceplas ceplos." (ibrahim At_Tini)
Baca juga: (Menjaga lisan dari hal yang batil)
