Menjaga lisan dari perkataan kotor

Menjaga Lisan dari perkataan kotor
sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berkata kata keji dan kotor." (115)


Dari abdullah bin maz'ud, bahwa Rasulullah Rasulullah SaW,bersabda: "seorang mukmin bukanlah orang yang suka menuduh, suka mengutuk, berkata keji, dan kotor." (114)

Usamah bin zaid RA, meriwayatkan bahwa Rasulullah SaW, bersabda:
 "sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berkata kata keji dan kotor." (115)

Jabur bin samrah meriwayatkan bahwa Rasulullah SaW,Bersabda:
 "sesungguhnya perbuatan keji dan kotor tidak termasuk dalam ajaran islam sedikitpun, dan orang yang paling baik keislamannya adalah orang yang paling mulia ahklaknya."(116)

Tetapi apa yang di maksud perkataan keji?

Al_Ghazali berkata,:
"Perkataan keji adalah mengungkapkan perkataan_perkataan yang kotor serta tidak di sukai dengan ungkapan yang jelas (vulgar).
Kebenyakan dari perkataan kotor ini berlaku pada kata kata yang, misalnya: Berhubungan dengan persenggamaan dan sejenisnya,
   kaum durjana memiliki berbagai kosa kata yang kotor dalam hal ini,
sementara orang orang yang berbudi Luhur, sangat menghindari ini.   Mereka menahan diri dari Hal hal tersebut, meski sekedar menggunakan ungkapan dengan kode atau simbol saja, menyebutkan hal hal yang mendekati atau berkaitan dengan yang di maksud."

Sebagai seorang muslim hendaklah menjaga Lisannya dan senantiasa bersih dan terjaga, sanubarinya bening dan hatinya hidup.


Baca juga: (Menjaga lisan dari mencela dan menghina)

Mungkin anda suka: