Menjaga lisan dari sifat sombong


menjaga lisan dari sifat sombong
janganlah sekali kali kamu berbicara dengan bersajak, sebab Nabi muhammad SAW, dan para sahabat, beliau tidak berbicara dengan bersajak"(112)

Rasulullah SaW, mengecam sifat omong kosong dan ngoceh, berbicara dengan bersajak,sok fasih dan di paksakan,

Rasulullah SaW,bersabda:
 "sesungguhnya orang yang aku cintai di antara kalian dan yang paling dekat kepadaku pada hari kiamat  adalah orang yang akhlaknya paling mulia dan Luhur,  dan orang yang paling aku benci di antara kalian dan yang paling jauh dariku pada hari kiamat adalah orang orang yang banyak ngomong, yng berbicara panjang Lebar di hadapan manusia (tanpa memberi kesempatan kepada orang lain) dan Al_mutafaihiquun.'

'Para sahabat bertanya: 'Wahai Rasulullah, kami telah mengetahui perihal orang orang yang banyak ngomong,dan yang berbicara panjang Lebar, tetapi siapakah Al_mutafaihiquun itu?

Rasulullah Saw, Bersabda: "orang orang yang sombong."(111)

Abdullah bin Mubarak pernah di tanya tentang Akhlak yang Luhur?'Dia berkata: "Raut wajah yang berseri, melakukan kebaikan dan mencegah kejahatan."

Aisyah berkata kepada Sya'ib,: "janganlah sekali kali kamu berbicara dengan bersajak, sebab Nabi muhammad SAW, dan para sahabat, beliau tidak berbicara dengan bersajak"(112)

"Sesungguhnya obrolan dan omong kosong adalah bagian dari omong kosong setan." (Umar bin Al_khathab)

Al_Ghazali berkata: "Tetapi,memperindah dan mengurai kata kata secara baik dan menarik untuk ceramah dan memberi Nasihat dengan tidak berlebihan serta mengada ada,  tidak termasuk kedalam Hal itu. Sebab, seseorang melakukan Hal ini untuk menarik dan mengoptimalkan Hati, melapangkan dan merehatkan Hati, karena untaian kata yang indah dan menarik, punya pengaruh besar pada Hati,
  ini sangat Layak baginya ,:
Sementara dalam seminar minar, tidak perlu bersajak dan memperindah kata kata dengan panjang Lebar. Menyibukkan diri untuk Hal ini denga pembebanan yang tercela,  karena sebagai pendorong, tidak Lain adalah Riya',  menmpakkan kefasihan dan ingin tampil beda dengan menarik , semua itu adalah tercela, TerLarang dan tidak di anjurkan dalam islam."(113)


Baca juga: (Menjaga lisan dari perkataan kotor)

Mungkin anda suka: